Kembali Pada Ajaran ﷲ


Sumber : shiasky.com

بسم الله الرّحمن الرّحيم
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ لَقَدْ جَاءَتْ رُسُلُ رَبِّنَا بِالْحَقِّ وَنُودُوا أَنْ تِلْكُمُ الْجَنَّةُ أُورِثْتُمُوهَا بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

Segala puji bagi ﷲ  atas segala nikmatnya, baik yang nampak maupun yang tersembunyi di masa lalu dan saat ini. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Nabi-Nya dan Rosul-Nya,  ﷴ  beserta para Sahabatnya yang menolong agama ini (islam) dengan usaha yang sungguh-sungguh serta orang-orang yang mengikuti mereka, yang mewarisi ilmu mereka dan ulama itu pewaris para Nabi. Muliakanlah para ulama tersebut sebagai pewaris dan yang diwarisi.

Pada kesempatan kali ini merupakan nikmat ﷲ yang sangat besar terutama bagi para pembaca yang ingin berkumpul, bersama-sama mempelajari agama dan mempelajari sunnah-sunnah Rasulullah ﷺ. Kita semua sepatutnya memanjatkan syukur atas nikmat dan karunia yang telah diberikan oleh ﷲ sehingga kita bisa berada dan hidup ditengah-tengah suatu keadaan yang masih mengenal agama ini dengan sebaik-baiknya. Ini adalah salah satu hidayah yang diberikan bagi umatnya untuk senantiasa taat dan patuh akan perintahnya serta menjauhi segala apa yang dilarangnya.   

Sumber : straightpathtorecovery.com
ﷲ sungguh telah memenangkan agama ini melalui tangan (usaha) para sahabat Nabi ﷺ yang mulia dengan penuh keikhlasan. Mereka membuka hati manusia dengan ilmu, petunjuk dan keimanan, mereka membuka benteng-benteng dan negeri dengan pedang kebenaran, dan mereka menolong agama Allah Tabaroka wa Ta’ala dengan segala usaha yang mereka miliki, dengan setiap apa yang mereka sanggupi, baik dengan mengorbankan harta dan jiwa. Mereka adalah orang yang mengimplementasikan kehendak ﷲ terhadap agama ini, serta mereka adalah orang yang memuliakan dan memenangkan agama ini di atas seluruh agama lainnya. Karena agama ini tegak di atas petunjuk dan ilmu, tidak tegak di atas hawa nafsu, kebodohan, kedunguan dan kekacauan yang saat ini melanda banyak negeri. yang bersumber dari orang-orang yang tidak menegakkan dakwah mereka di atas Kitabullah dan Sunnah Rasulullah, namun menegakkan dakwah mereka di atas hawa nafsu kecuali yang Allah Tabaroka wa Ta’ala selamatkan    


Dilansir dari Buku Tafsir Ibnu Katsir karya Ibnu Katsir, Allah Azza wa Jalla berfirman pada surat Al – Imran ayat 18-20, pada ayat yang cukup panjang di dalam Al-Quran :

{شَهِدَ اللَّهُ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلا هُوَ وَالْمَلائِكَةُ وَأُولُو الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ لَا إِلَهَ إِلا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ (18) إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الإسْلامُ وَمَا اخْتَلَفَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ إِلا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْعِلْمُ بَغْيًا بَيْنَهُمْ وَمَنْ يَكْفُرْ بِآيَاتِ اللَّهِ فَإِنَّ اللَّهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ (19) فَإِنْ حَاجُّوكَ فَقُلْ أَسْلَمْتُ وَجْهِيَ لِلَّهِ وَمَنِ اتَّبَعَنِ وَقُلْ لِلَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ وَالأمِّيِّينَ أَأَسْلَمْتُمْ فَإِنْ أَسْلَمُوا فَقَدِ اهْتَدَوْا وَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنَّمَا عَلَيْكَ الْبَلاغُ وَاللَّهُ بَصِيرٌ بِالْعِبَادِ (20) }

Allah menyatakan bahwa tidak ada Tuhan melainkan Dia, Yang menegakkan keadilan. Para malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu). Tidak ada Tuhan melainkan Dia, Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana. Sesungguhnya agama (yang diridai) di sisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al-Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barang siapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah, maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya. Kemudian jika mereka mendebat kamu (tentang kebenaran Islam), maka katakanlah, "Aku menyerahkan diriku kepada Allah dan (demikian pula) orang-orang yang mengikutiku." Dan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberi Al-Kitab dan kepada orang-orang yang ummi, "Apakah kalian (mau) masuk Islam?" Jika mereka masuk Islam, sesungguhnya mereka telah mendapat petunjuk; dan jika mereka berpaling, maka kewajiban kamu hanyalah menyampaikan (ayat-ayat Allah). Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.

memberikan pernyataan-Nya, dan cukuplah Allah sebagai saksi. Dia adalah saksi Yang Maha benar lagi Maha adil, dan Maha benar firman-Nya.

أَنَّهُ لَا إِلهَ إِلَّا هُوَ
Bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Dia. (Ali Imran: 18)

Artinya, hanya Dialah Tuhan semua makhluk, dan bahwa semua makhluk  adalah hamba-hamba-Nya  dan  merupakan  ciptaan-Nya, semua makhluk berhajat kepada-Nya, sedangkan Dia Mahakaya terhadap semuanya.


Dan pada penghujung ayat ke 18 surat Al Imran

لَا إِلهَ إِلَّا هُوَ
Tidak ada Tuhan melainkan Dia. (Ali Imran: 18)


Kalimat ayat ini berkedudukan sebagai taukid atau yang mengukuhkan kalimat sebelumnya.

الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana. (Ali Imran: 18)


Al-Aziz Yang Maha perkasa, Yang keagungan dan kebesaran-Nya tidak dapat dibatasi, lagi Mahabijaksana dalam semua ucapan, perbuatan, syariat, dan takdir-Nya.

قَالَ الْإِمَامُ أَحْمَدُ: حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ عَبْدِ رَبِّهِ، حَدَّثَنَا بَقِيَّة بْنُ الْوَلِيدِ، حَدَّثَنِي جُبَيْرُ بْنُ عَمْرو الْقُرَشِيُّ، حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيد الْأَنْصَارِيُّ، عَنْ أَبِي يَحْيَى مَوْلَى آلِ الزُّبَيْرِ بْنِ الْعَوَّامِ، عَنِ الزُّبَيْرِ بْنِ الْعَوَّامِ، قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ بعرفةَ يَقْرَأُ هَذِهِ الْآيَةَ: {شَهِدَ اللَّهُ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلا هُوَ وَالْمَلائِكَةُ وَأُولُو الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ لَا إِلَهَ إِلا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ} "وأَنَا عَلَى ذلِكَ مِنَ الشَّاهِدِينَ يَا رَبِّ"

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Yazid ibnu Abdu Rabbih, telah menceritakan kepada kami Baqiyyah ibnul Walid, telah menceritakan kepadaku Jubair ibnu Amr Al-Qurasyi, telah menceritakan kepada kami Abu Sa'id Al-Ansari, dari Abu Yahya maula keluarga Az-Zubair ibnul Awwam, dari Az-Zubair ibnul Awwam yang menceritakan bahwa ia pernah mendengar Nabi ﷺ. di Arafah membaca ayat berikut, yaitu firman-Nya: ﷲ menyatakan bahwa tidak ada Tuhan melainkan Dia, Yang menegakkan keadilan. Para malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu). Tak ada Tuhan melainkan Dia, Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana. (Ali Imran: 18); Sesudah itu beliau Rasulullah ﷺ. mengucapkan: Dan aku termasuk salah seorang yang mempersaksikan hal tersebut, ya Tuhanku.

Dan pada awal ayat ke 19 surat Al Imran, Allah Azza wa Jalla berfirman :

إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلامُ
Sesungguhnya agama (yang diridai) di sisi Allah hanyalah Islam. (Ali Imran: 19)


Sebagai berita dari ﷲ. yang menyatakan bahwa tidak ada agama yang diterima dari seseorang di sisi-Nya selain Islam, yaitu mengikuti para rasul yang diutus oleh Allah Azza wa Jalla. di setiap masa, hingga diakhiri dengan Nabi Muhammad ﷺ. yang membawa agama yang menutup semua jalan lain kecuali hanya jalan yang telah ditempuhnya. Karena itu, barang siapa yang menghadap kepada ﷲ sesudah Nabi Muhammad ﷺ. diutus dengan membawa agama yang bukan syariatnya, maka hal itu tidak diterima oleh ﷲ. Seperti yang disebutkan di dalam firman lainnya, yaitu:

وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلامِ دِيناً فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ


Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) darinya. (Ali Imran: 85), hingga akhir ayat. 
Sumber : readlittlemuslims.com

Semoga kita semua selalu mendapatkan hidayah dan inayahnya, sehingga kita selalu berpegang teguh pada ajaran yang benar menurut Allah Azza wa Jalla. 

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ
رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِالْإِيْمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِيْ قُلُوْبِنَا غِلًّا لِلَّذِيْنَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ




Allahu A’lam Bishowab… 

0 Response to "Kembali Pada Ajaran ﷲ"

Post a Comment

Mohon berkomentar dengan bijak dan sesuai dengan isi konten, jangan memberikan link aktif, fasilitas yang tersedia ini tidak untuk dijadikan perdebatan / permusuhan.

Jika melanggar peraturan komentar akan saya hapus secara permanen!

cintaisunnah

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel