Anjuran Berbicara Yang Baik Dengan Wajah Yang Senyum Menurut Islam

Berkumpul, berteman, dan saling tegur sapa, serta mengucapkan salam saat bertemu dengan sesama teman dan keluarga itu semua adalah etika yang baik menurut islam. Karena Rasulullah mengajarkan kepada kita (umatnya) untuk senantiasa menjalankan apa yang telah diperitahkan Allah Azza wa Jalla.    


Dilansir dari Kitab Riyadus Shalihin buku 1 karya imam nawawi Bab 88, dan Buku Tafsir Ibnu Katsir karya Ibnu Katsir, yang menerangkan bagaimana cara untuk berbicara dengan tutur kata yang sopan dan ramah, sesuai apa yang di ajarkan oleh Rasulullah   .



Sumber : jejakislam.com


ﷲ  Ta'ala berfirman di dalam surat Al Hijr ayat  88:


لَا تَمُدَّنَّ عَيْنَيْكَ إِلَى مَا مَتَّعْنَا بِهِ أَزْوَاجًا مِنْهُمْ وَلا تَحْزَنْ عَلَيْهِمْ وَاخْفِضْ جَنَاحَكَ لِلْمُؤْمِنِينَ (88) }

Janganlah sekali-kali kamu menunjukkan pandanganmu kepada kenikmatan hidup yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan di antara mereka (orang-orang kafir itu), dan janganlah kamu bersedih hati terhadap mereka dan berendah dirilah kamu terhadap orang-orang yang beriman.


ﷲ  Ta'ala berfirman pula (surat Ali Imran : 159) :


فَبِما رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشاوِرْهُمْ فِي الْأَمْرِ فَإِذا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ (159)

Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu, maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah  dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal  kepada-Nya. 



Dan pada ayat pertama (surat Ali Imran : 159) ﷲ  Ta'ala berfirman kepada rasul-Nya seraya menyebutkan anugerah yang telah dilimpahkan-Nya kepada dia, juga kepada orang-orang mukmin : yaitu ﷲ  telah membuat hatinya lemah lembut kepada umatnya yang akibatnya mereka menaati perintahnya dan menjauhi larangannya, ﷲ  juga membuat tutur katanya terasa menyejukkan hati mereka.

{فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ}

Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. (Ali Imran: 159)



Yakni sikapmu yang lemah lembut terhadap mereka, tiada lain hal itu dijadikan oleh ﷲ  buatmu sebagai rahmat buat dirimu dan juga buat mereka.

 Sumber : sliderplayer.info



Qatadah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. (Ali Imran: 159) Yaitu berkat rahmat Allah-lah kamu dapat bersikap lemah lembut terhadap mereka. 

"Andai jika engkau itu berakhlak jelek,  serta keras hati, niscayalah orang-orang itu sama lari dari sekelilingmu." (ali-lmran: 159)



Dari 'Adiy bin Hatim radiyallahu anhu katanya: "Rasulullah    bersabda: "Takutlah engkau semua kepada neraka, sekalipun dengan jalan bersedekah dengan potongan kurma, maka barangsiapa yang tidak dapat menemukan itu, maka hendaklah bersedekah dengan mengucapkan perkataan yang baik." (Muttafaq 'alaih) 


Dari Abu Hurairah radiyallahu anhu bahwasanya Rasulullah    bersabda: "Dan mengucapkan perkataan yang baik itu adalah merupakan sedekah." (Muttafaq 'alaih) Dan Hadis ini adalah sebagian dari Hadis yang lampau dengan kelengkapannya yang panjang - lihat Hadis no. 122.


Dari Abu Zar radiyallahu anhu katanya: "Rasulullah    bersabda kepada saya: "Janganlah engkau menghinakan sesuatupun dari amal kebaikan yakni sekalipun tampaknya kecil, janganlah tidak dilakukan, meskipun andaikata engkau bertemu saudaramu dengan menunjukkan wajah yang manis," atau berseri-seri tanda bersuka cita ketika bertemu itu. (Riwayat Muslim) 


Dengan kata lain, sekiranya kamu kasar dalam berbicara dan berkeras hati dalam menghadapi mereka, niscaya mereka bubar darimu dan meninggalkan kamu. Akan tetapi, Allah menghimpun mereka di sekelilingmu dan membuat hatimu lemah lembut terhadap mereka sehingga mereka menyukaimu, seperti apa yang dikatakan oleh Abdullah ibnu Amr: Sesungguhnya aku telah melihat di dalam kitab-kitab terdahulu mengenai sifat Rasulullah Saw., bahwa beliau tidak keras, tidak kasar, dan tidak bersuara gaduh di pasar-pasar, serta tidak pernah membalas keburukan dengan keburukan lagi, melainkan memaafkan dan merelakan.


وَرَوَى أَبُو إِسْمَاعِيلَ مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ التِّرْمِذِيُّ، أَنْبَأَنَا بشْر بْنُ عُبَيد الدَّارِمِيُّ، حَدَّثَنَا عَمّار بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنِ الْمَسْعُودِيِّ، عَنِ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَة، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: "إنَّ اللَّهَ أمَرَنِي بِمُدَارَاةِ النَّاس كَمَا أمَرني بِإقَامَة الْفَرَائِضِ"

"Abu Ismail Muhammad ibnu Ismail At-Turmuzi mengatakan, telah menceritakan kepada kami Bisyr ibnu Ubaid, telah menceritakan kepada kami Ammar ibnu Abdur Rahman, dari Al-Mas'udi, dari Abu Mulaikah, dari Siti Aisyah radiyallahu anha yang menceritakan bahwa Rasulullah    pernah bersabda: Sesungguhnya    telah memerintahkan kepadaku agar bersikap lemah lembut terhadap manusia sebagaimana Dia memerintahkan kepadaku untuk mengerjakan hal-hal yang fardu (Hadits Gharib)".  



Sumber : wikihow.com 



Pada semua keterangan diatas bahwa Allah Azza wa Jalla menyuruh kita agar senantiasa berbuat baik kepada makhluknya (manusia) dengan bersikap rendah diri. Disamping kita berbuat baik kepada sesama, kita dianjurkan juga untuk selalu bersikap santun, bertutur kata yang sopan dengan berbicara yang baik untuk menjaga ukhuwah kita selama kita hidup di dunia, dengan tidak merendahkan orang lain akan kedudukan dan hartanya.  


Allahu A’lam Bishowab.   



2 Responses to "Anjuran Berbicara Yang Baik Dengan Wajah Yang Senyum Menurut Islam"

  1. Wah terimakasih mas, artikel ini sangat bermanfaat bagi saya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama mas. Jazakumullah khairan kathsiro

      Delete

Mohon berkomentar dengan bijak dan sesuai dengan isi konten, jangan memberikan link aktif, fasilitas yang tersedia ini tidak untuk dijadikan perdebatan / permusuhan.

Jika melanggar peraturan komentar akan saya hapus secara permanen!

cintaisunnah

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel